Folkara
Log in
Folkara
Toggle sidebar
Wandiu-Ndiu

Halaman 1 dari 5

Ilustrasi
Voice Over

Narasi Bahasa Inggris

/

Long ago, in a village near the coast of Buton, there lived a poor widow with her three young children. To make a living, the mother was forced to work on her own. She gathered firewood, which she then sold or exchanged for other goods needed for their daily lives. Nevertheless, she often struggled to meet even their basic needs, including providing fish from the sea for their meals. As a result, the youngest child would cry whenever the family ate because there was no fish to accompany their meal. One day, the youngest child, who was deeply loved by both the mother and the older siblings, cried incessantly and pleaded to be served fish. The two older children, especially their mother, tried repeatedly to comfort the child in various ways. However, their efforts failed to calm the crying. Instead, the child continued to weep. Unable to bear seeing her child cry, the mother decided to fulfill the child’s request by going to the sea herself to catch fish.

Dahulu kala, di suatu kampung dekat pantai buton,tinggalah seorang janda miskin bersama tiga orang anaknya yang masih kecil-kecil.Untuk mencari nafkah sehari-hari, dengan terpaksa si ibu harus bekerja seorang diri. Pekerjaan yang dilakukan yakni mengumpulkan kayu bakar, kemudian dijual atau ditukar dengan benda-benda lain untuk keperluan hidup sehari-hari.namun demikian, acapkali kebutuhan pokok untuk makan sehari-hari amat sulit terpenuhi termasuk menyediakan ikan untuk laut. Ke adaan yang demikian menyebabkan sibungsu sehari-hari menangis tatkala anak makan karena tanpa ikan. Suatu hari, si bungsu yang amat dikasihi oleh ibu dan kakaknya ini menangis tanpa henti dan merengek minta dihidangkan ikan. Berkali-kali kedua kakaknya, terlebih si ibu,membujuknya dengan berbagai cara. Upaya yang ditempuh tidak mampu meredakan tangisnya , bahkan justru sebaliknya karena si bungsu tetap menangis dan si itu tak tega untuk membiarkan anaknya menangis,lalu si ibu berupaya mewujudkan permintaan anaknya dengan jalan mencari sendiri ikan dilaut.